Kamis, 03 Juli 2014

Pratikum IPA

UJI MAKANAN (UJI KARBOHIDRAT)
            Untuk memiliki tubuh sehat dan tumbuh normal, setiap orang memerlukan zat makanan seperti: karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air.kandungan zat dalam makanan dapat diidentifikasi dalam suatu pengujian sederhana namun jumlah kandungan setiap zat makanan dalam bahan makanan hanya dapat diidentifikasi dengan cara yang kompleks. Karbohidrat merupakan senyawa yang terdiri atas unsur karbon ( C ), hydrogen ( H ) dan oksigen ( O ) yang umumnya dikenal sebagai senyawa gula. Ada 3 golongan karbohidrat yaitu:
1.      Golongan Monosakarida

Merupakan golongan karbohidrat yang terdiri dari satu satuan gula, rumus kimia: C6H12O6
Contoh                                                            : glukosa, fruktosa, dan galaktosa
Contoh pada makanan adalah             : madu dan rasa manis pada buah.
2.      Golongan Disakarida
Merupakan golongan karbohidrat yang terdiri dari dua satuan gula, rumus kimia: (C6H12O6)2.
Contoh                                                : maltosa dan sukrosa
Contoh pada makanan adalah             : gula pasir, gula tebu
3.      Golongan Polisakarida
Merupakan golongan karbohidrat yang terdiri dari banyak satuan gula, rumus kimia: (C6H12O6)n.
Contoh                                                : amilum (pati/ zat tepung)
Contoh pada makanan adalah             : semua makanan yang mengandung                                                              zat tepung (amilum), misalnya nasi                                                                 (beras), roti (terigu), ubi, keladi,                                                                         sagu. Pada buah-buahan misalnya :                                                                alpukat, durian, nangka, mangga                                                                    manalagi( harum manis)
Untuk mengetahui amilum dalam makanan dapat diuji dengan pemberian larutan lugol. Amilum yang ditetesi larutan lugolakan memperlihatkan perubahan warna larutan lugol dalam bahan makanan menjadi berwarna biru tua (biru kehitam-hitaman). Jadi bahan makanan yang mengandung amilum jika ditetesi dengan laritan lugol, maka bagian yang ditetesi akan berwarna biru-ungu atau biru kehitam-hitaman.
Untuk membantu agar warna dapat diidentifikasi secara jelas, maka usahakan memilih bahan makanan yang berwarna putih. Selain itu demi keamanan dalam penggunaan larutan lugol, maka yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu pekat dalam mencampur larutan karena larutan lugol beracun dan dapat membuat iritasi kulit.

       I.            Kegiatan                      : Uji Karbohidrat
    II.            Tujuan                         : Mengidentifikasi bahan makanan yang                                                          mengandung karbohidrat.
 III.            Alat dan bahan            :
1.      Petridish/cawan petri
2.      Pipet
3.      Larutan lugol
4.      Bahan makanan: nasi, apel, roti (biskuit), telur rebus (bagian putih), gula pasir, tahu putih, tepung terigu/tepung kanji/tepung sagu, kuning telur, tomat, pisang, ubi dan sebagainya
 IV.            Cara kerja/Prosedur kegiatan
1.      Susun dan beri nama bahan makanan yang akan diuji diatas cawan petri
2.      Tetesi satu persatu bahan makanan dengan larutan lugol. Catatlah bahan makanan manakah yang menunjukkan warna biru ungu setelah ditetesi larutan lugol.
3.      Catat semua hasil pengamatan dan buat kesimpulan tentang bahan makanan manakah yang mengandung amilum ke dalam suatu tabel.
    V.            Pertanyaan
1.      Perhatikan bahan makanan nasi, tepung terigu/tepung kanji, dan gula pasir. Setelah diberi larutan lugol, apakah semuanya menunjukkan warna biru ungu? Jika tidak, mengapa? Bukankah semua bahan makanan tersebut mengandung karbohidrat?
2.      Mengapa ada bahan makanan yang berwarna biru ungu dan ada yang tidak menunjukkan warna biru ungu setelah diteliti dengan latutan lugol?
3.      Berdasarkan uji yang telah dilakukan bahan manakah yang termasuk sumber karbohidrat?

Sebelum ditetesi larutan lugol:

Sesudah ditetesi larutan lugol:
 















 VI.            Hasil Pengamatan
No.
Bahan Makanan
Warna
Keterangan
Sebelum diberi larutan lugol
Setelah diberi larutan lugol
1.
Nasi
Putih
Biru keungu-unguan
Berkarbohidrat tinggi dan beramilum (polisakarida)
2.
Apel
Putih kekuningan
Kuning
Berkarbohidrat dengan tidak beramilum (monosakarida)
3.
Telur rebus (putih)
Putih
Putih
Tidak berkarbohidart dan tidak beramilum
4.
Roti
Putih kekuning-kuningan
Biru keungu-unguan
Berkarbohidart tinggi dan beramilum (polisakarida)
5.
Gula pasir
Putih
Kuning kecoklat-coklatan
Berkarbohidrat rendah dan tak beramilum (disakarida)
6.
Tepung terigu/tepung kanji
Putih
Biru kehitam-hitaman
Berkarbohidrat tinggi dan beramilum (polisakarida)
7.
Tahu
Putih
Putih
Tidak mengandung karbohidrat dan tak beramilum
8.
Pisang
Kuning
Biru keungu-unguan
Berkarbohidrat tinggi dan mengandung amilum (polisakarida)
9.
Tomat
Agak kemerahan
Kuning kecoklat-coklatan
Berkarbohidrat rendah dan tak mengandung amilum (disakarida)
10.
Ubi
Putih kekuning-kuningan
Biru keungu-unguan
Berkarbohidrat tinggi dan mengandung amilum (polisakarida)
11.
Kuning telur
Kuning
Kuning lugol
Tidak mengandung karbohidrat dan tidak beramilum

VII.            Pembahasan
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, makanan yang mengandung amilum adalah nasi putih, tepung terigu/kanji, roti dan ubi. Makanan tersebut apabila ditetesi dengan larutan lugol berubah warna menjadi warna biru-keunguan atau biru kehitam-hitaman. Semakin tinggi konsentrasi amilum dalam makanan, semakin gelap pula warna endapan yang dihasilkanya, dan semakain warnanya biru kehitam-hitaman, maka kandungan amilumnya semakin tinggi. Apel, telur rebus(putihnya), tahu, gula pasir dan tomat tidak mengandung amilum. Hal ini karena tidak terjadi perubahan warna atau berubah warna lain (bukan biru keungu-unguan atau biru kehitam-hitaman).
Yang termasuk golongan polisakarida yaitu: nasi, roti, tepung terigu/kanji, ubi dan pisang. Golongan disakarida yaitu : gula pasir dan tomat. Golongan monosakarida yaitu: apel
VIII.            Kesimpulan
a.       Makanan yang telah diuji yang mengandung amilum yaitu : nasi, roti, tepung terigu/kanji dan ubi
b.      Makanan yang telah diuji yang mengandung karbohidrat rendah dan tidak beramilum (disakarida) yaitu : gula pasir, tomat, dan apel
c.       Makanan yang telah diuji yang  tidak mengandung karbojidart dan tidak beramilum yaitu: telur rebus (putihnya) dan tahu.
 IX.            Jawaban Pertanyaan
1.      Tidak,
Karena tidak semua bahan makanan yang telah diuji didalam praktikum (nasi, tepung terigu/kanji, gula pasir) mengandung amilum. Seperti pada gula pasir mengandung karbohidrat, namun karbohidrat yang terkandung didalam gula pasir rendah dan tidak mengandung amilum. Maka hal inilah yang menyebabkan gula pasir tidak menunjukkan warna biru keungu-unguan atau biru kehitam-hitaman setelah ditetesi larutan lugol. Tidak seperti pada bahan makanan nasi dan tepung terigu/kanji yang menunjukkkan warna biru keungu-unguan setelah ditetetsi larutan lugol, karena pada nasi dan tepung terigu/tepung kanji mengandung karbohidrat yang tinggi dan mengandung amilum.
2.      Karena kandungan pada setiap bahan makanan itu berbeda – beda. Ada yang berkarbohidrat tinggi dan beramilum, seperti pada nasi, roti, tepung terigu/kanji. Jika makanan tersebut ditetesi dengan larutan lugol, maka bahan makanan tersebut berwarna biru keungu-unguan atau biru kehitam-hitaman. Ada yang berkarbohidrat rendah dan tidak beramilum, maka suatu bahan makanan yang ditetesi dengan larutan lugol tidak akan berwarna biru keungu-unguan atau biru kehitam-hitaman, melainkan akan berwarna kuning atau berwarna kuning kecoklat-coklatan. Dan ada juga yang tidak mengandung kedua-duanya sama sekali dan bahan makanan tersebut tidak menunjukkan perubahan warna /tidak berwarna biru keungu-unguan atau bioru kehitam – hiataman setelah ditetesi larutan lugol.
3.      Bahan makanan yang mengandung karbohidrat yaitu :
a.       Roti
b.      Nasi putih
c.       Tepung terigu/tepung kanji
d.      Gula pasir
e.       Apel
f.       Tomat
g.      Pisang
h.      Ubi


                                                                                    Pontianak, 14 Maret 2014
     Dosen Pengampu                                                               Mahasiswa



Dra. Hj. Siti Djuzairoh                                                      Enris Erif Riti Riyani

NIP: 19511231 198011 2001                                           NIM.F37012076

Tidak ada komentar:

Posting Komentar